Warga Masyarakat Kelurahan Jatimulya Gelar Aksi Damai menuntut Kepala Kelurahan Jatimulya Mundur dari Jabatannya

  • Whatsapp

Infoindonesianews.press | Rabu, 23 Maret 2022.

BEKASI | Unjuk Rasa Aksi damai dari warga Jatimulya berlangsung di Kantor Kelurahan Jl Toyogiri Selatan Kp Jati Rt 004/Rw 008 Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kab. Bekasi .pada hari Rabu, (23/03/2022).

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut di Pimpinan oleh Abun Tajudin Ketua Rw.05 beserta Nalih Ketua Rw.06 dan Masta Ketua Rw.08, serta di ikuti oleh sekitar puluhan massa.

Dalam Tuntutan Aksinya warga
Menuntut Kepala Kelurahan Jatimulya agar mundur dari jabatan nya. Selain itu Warga juga
Menuntut Kepala Kelurahan Jatimulya, agar melaksanakan Pemilihan Ketua Rt dan Rw untuk Masa Bakti 2022-2027, Karena Keputusan Lurah Jatimulya No.800/614 Kep-Jtm 2021 adalah Bodong, dengan Banner Spanduk bertuliskan “Kalau Pengen jadi RW Tanding dulu Bro ,Biar Kelihatan Jantan”.

Massa aksi dari warga Jatimulya tiba di depan gerbang Kantor Kelurahan Jatimulya, Langsung di sambut baik oleh Petugas Gabungan TNI-Polri dan Satpol-PP.

Sementara ketika di lokasi Nalih Ketua Rw.06 dalam orasinya menyampaikan, bahwa “
Hari ini Kami Warga Rw.06 Kelurahan Jatimulya, merasa ada kesewenang – wenangan dari Kepala Kelurahan yang dengan sengaja mengeluarkan SK.No.800/164/Kep-Jtm/2021-RT/RW, tanpa musyawarah dengan perwakilan Warganya.” Ucap Nalih.

“Turun Lurah kalau tidak sanggup dan becus memimpin di Kelurahan Jatimulya ,segera turun!. Dimana keadilan bagi Kami Warga yang tidak di ajak duduk bareng,Kami meminta pertanggung jawaban dari Lurah yang dengan sengaja menghindar,” ujar Nalih.

“Turunkan Lurah jangan jadi pengecut di Kelurahan Jatimulya, jangan jadi penakut di Kampung Kita. Dengarkan aspirasi Kami sebagai Warga Jatimulya, jangan hanya mencari makan di Jatimulya.” Paparnya.

Hal senada di katakan oleh Abun Ketua Rw.05. dalam orasinya dia mengatakan “Kami datang kemari dengan hati nurani, Lurah datang hanya cari makan, hargai Kami sebagai Warga, Lurah malah merusak hubungan sesama Warga, Kami datang dengan membawa Aspirasi warga ,kenapa Lurah tidak menghargai, mestinya Lurah tersebut malu karena tidak ada sosialisasi dengan Warga. Kita kesini bukan kemauan Kami, Kami ingin menyampaikan dengan cara kondusif, kembalikan kebijakan yang dulu, bahwa Kami Warga Jatimulya selalu bermusyawarah.” Ujar Abun dengan tegas.

Kita tetap menunggu jawaban sampai ada penjelasan dari Lurah, permasalahan ini harus segera di selesaikan segera dan Kami meminta keadilan dengan mendengar jawaban dari Lurah itu sendiri .” Tambahnya Abun.

Danramil 01 Tambun Mayor Chb Daya Bakir dalam sambutannya mengatakan ,bahwa “masyarakat adalah warga Saya, sebagai Danramil 01 Tambun, karena Kita masih Pandemi ,Saya menghimbau hindari kerumunan seperti ini,” tutur Danramil.

“Permasalahan ini Saya harapkan tetap menjaga kondusifitas di wilayah Kelurahan Jatimulya dan, Saya berharap dari masing-masing pihak bersabar dan menunggu keputusan dari Dinas ,karena Lurah tetap sesuai Prosedur dari Pemda Kabupaten Bekasi, dan Kami akan selalu menampung saran dan jawaban keputusan tetap dari pihak Pemda setempat,” imbuhnya Danramil

Hadir dalam kegiatan Aksi Damai tersebut di antaranya , Mayor Chb Daya Bakir Danramil 01/Tambun, Wadanramil 01 Tambun Kapten inf Yos Hendri, Iptu Didi Kanit Intel Polsek Tambun, Ateng MP Tambun Selatan Abun Tajudin, Masta Mantan Ketua Rw.08, serta perwakilan warga Jatimulya.

Kendati demikian dalam aksi damai Tersebut Fickry Lurah Jatimulya langsung menyambut baik kedatangan masyarakatnya ,dalam sambutannya Lurah menyampaikan,
Bahwa ” Saya selaku Lurah tetap akan sesuai peraturan yg sudah saya tetapkan, Untuk masalah ini berikan Kami waktu dan Kami belum bisa memberikan keputusan, karena porsi Saya hanya sebagai Lurah, tetap merujuk sesuai peraturan dari Pemerintah Daerah dalam hal ini akan Saya teruskan ke Pemda Kabupaten Bekasi ,” Ungkap Fickry.

Alhamdulillah Hasil daripada mediasi tersebut di sepakati
Warga menyetujui hasil dari Lurah tersebut yang akan bertemu dengan Bupati Bekasi dan Warganya akan menunggu jawaban dari Pihak Pemda Kabupaten Bekasi.” Pungkasnya.

Narasumber Pewarta : Indra Wiro Mandar. Editor Red IiNews : Liesna Ega.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan